Kamis, 27 Maret 2008

dariku untuk cinta dan kebahagiaanmu


malam serupa siang yang bercermin padabayang-bayangnya
tak kan pernah kau ketahui gelapnya, jika tak pernah kau dibakar siang
begitu juga apa yang kau bicarakan tentang kebahaiaan
kau tak kan mengecap manisnya
jika belum kau rasa getir bukit-bukitnya
hingga kau capai puncaknya
dan berseru 'tuhan hidup sebagai keindahan dalam hati dan mataku'
namun terkadang kita berpikir untuk mereguk lebih ari apa yang sebenarnya telah cukup
menjatuhkan diri ke dalam kawah yang kita dakwa sebagai sungai yang akan membawa kita ke laut, muara dari segala nafsu dan kesenangan
namun sesungguhnya pengharapan pelayaran itu hanya akan menenggelamkanmu
tak akan menghadiahimu harta karun apa pun

cinta adalah kebahagiaan yang tercurah dari hujan dan pelangiNya
yang menjanjikan kehidupan bagi yang hidup dan mati
lalu kau tampung tiap tetesnya dalam cangkir-cangkir mungilmu
seumpama hati yang kerdil dan setia
dan bila cangkirmu retak
itu artinya kau dikehendaki tuk berbagi
dan tumpahkan saja semampu isi cangkirmu
jangan takut kehausan
sesungguhnya kau menyantuni hati-hati fakir
yang kemudian bernyanyi dan menyalakan lilin dalam hatimu
makin bersahajalah kebahagiaanmu

cinta adalah sayap bagi malaikat-malaikat pembawa kebahagian
melewati bintang dan purnama
ia pun akan mengunjungimu dengan senyum terbaiknya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar