Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juni 2012

BCA Solusi Untuk Pendidikan

Pendidikan adalah kebutuhan sepanjang hayat. Pendidikan tidak hanya didapat di bangku sekolah. Bahkan kadang makna pendidikan itu sendiri kita dapat di luar pendidikan formal. Meski tidak dipungkiri pendidikan formal adalah dasar dan bekal untuk merengkuh titian-titian pendidikan yang terserak di kehidupan kita. Dari setiap pengalaman hidup kita belajar merencanakan, merealisasikan, dan mengevaluasi. Seperti apa yang kualami dari perjalanan pendidikanku dulu, sekarang, dan yang kuharapkan nanti.

Aku pernah lalai merencanakan jenjang pendidikan yang lebih tinggi selepas SMK. Menjelang kelulusan, keinginan untuk kuliah baru terbit. Kami kelimpungan. Bapak dan ibu tidak punya tabungan. Dan seleksi beasiswa yang kuikuti tidak meloloskan namaku. Aku terpuruk. Semua jadi terasa sulit, bahkan untuk mencari pekerjaan yang memadai.

Aku sungguh merasa gagal. But, God has bigger plan for me than I had for myself. Seorang blogger lalu menawariku menjadi content writer untuk blog-nya. Dan disinilah awal perkenalanku dengan BCA karena ia memintaku membuka tabungan di bank terpercaya ini untuk kemudahan transfer honor.

Minggu, 12 Februari 2012

Ekspresi Anak-Anak Berlomba

Hari ini hari minggu yang berbeda. Aku tidak ke Kelas Menulis Purbalingga seperti biasanya. Pagi ini aku sudah berangkat ke Dusun Pagerjirak, Kejobong dan bersama Mba Titi aku menuju SD N 3 Kejobong.

Hari Minggu ini suasana SD N 3 Kejobong juga berbeda. Banyak anak-anak seperti hari sekolah biasa. Ada apa, ada apa?

Lomba menggambar dan mewarnai! Asyiiikk..

Mbak Titi dan Meretas Ruku

Dwititi Maesaroh, aku memanggilnya Mba Dwi, kadang juga Mbak Titi. Aku mengenalnya belum lama. Waktu itu lihat di FB teman, ternyata dia tinggal di Pagerjirak, Kejobong, dekat desaku, jadi aku add.

Lalu aku lihat foto-foto Rumah Baca yang dia upload. Tertarik!

Aku pun mengiriminya pesan lewat FB, disambut baik. Saat cerita kepada Mas Bangkit, mentor Kelas Menulis Purbalingga, aku juga disuruh menulis tentang Rumah Bacanya untuk rubrik Tilik Kampung di Suara Merdeka.